Harga Minyak Menunjukkan Tren Lemah – Mengapa Sanksi Rusia Tak Lagi Dianggap Ancaman Utama?

Harga minyak global kembali merosot di sesi perdagangan Asia setelah sebelumnya mengalami penurunan sepanjang bulan Agustus. Pedagang mulai menurunkan ekspektasi terhadap risiko pasokan dari sanksi Rusia. Selama perdagangan pagi, harga minyak Brent untuk kontrak Oktober naik tipis sebesar 0,8% ke kisaran USD 68,03 per barel, sementara WTI naik 0,9% ke sekitar USD 64,49 per barel Penguatan tipis ini terjadi di tengah pelemahan tren yang sudah mulai terbentuk akibat pasar meragukan simultanitas penerapan sanksi ketat terhadap ekspor minyak Rusia, serta adanya indikasi pasokan alternatif yang cukup kuat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer

Trading finansial mengandung risiko substansial terhadap modal Anda. Tidak ada jaminan profit atau hasil yang pasti dalam trading. Semua keputusan trading sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi Anda. Seluruh konten, materi, dan informasi yang kami sampaikan bersifat edukatif dan bukan merupakan ajakan atau nasihat keuangan.

Hasil backtesting bersifat hipotetis dan mungkin tidak mencerminkan kondisi trading yang sebenarnya karena faktor-faktor seperti slippage, spread, dan perubahan kondisi pasar. Arsa tidak terafiliasi dengan broker atau platform trading mana pun, serta merupakan penyedia konten edukatif independen. Pastikan aktivitas trading Anda mematuhi regulasi dan hukum yang berlaku di wilayah Anda.

Testimoni yang ditampilkan mungkin tidak mewakili pengalaman tipikal dan tidak menjadi jaminan hasil serupa. Setiap individu memiliki pengalaman yang berbeda, tergantung pada pengetahuan, disiplin, serta kondisi pasar. Selalu konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum membuat keputusan trading.

© 2025 Arsatrade.com – All Rights Reserved