Dolar Melemah saat Pasar Perkirakan Fed Akan Pangkas Suku Bunga September

Apa yang terjadi ? Dolar AS mulai melemah karena pasar menambah ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan September, didorong sinyal dovish dari pejabat Fed seperti John Williams. DXY tercatat di level sekitar 98,135 setelah dua hari sebelumnya melemah. Faktor Tambahan: Upaya Presiden Trump untuk memecat Gubernur Fed serta memasukkan anggota yang lebih dovish menambah tekanan terhadap dolar. Reaksi ini juga menurunkan imbal hasil Treasury jangka pendek. Ekspektasi Pasar: Peluang pemangkasan suku bunga sebanyak 25 basis poin pada September kini berada di kisaran 84–90%, dengan total penurunan suku bunga hingga 56 bps oleh akhir tahun. Apa selanjutnya ? Data penting seperti indeks harga PCE dan laporan ketenagakerjaan AS akan menjadi penentu arah pasti kebijakan Fed ke depan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer

Trading finansial mengandung risiko substansial terhadap modal Anda. Tidak ada jaminan profit atau hasil yang pasti dalam trading. Semua keputusan trading sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi Anda. Seluruh konten, materi, dan informasi yang kami sampaikan bersifat edukatif dan bukan merupakan ajakan atau nasihat keuangan.

Hasil backtesting bersifat hipotetis dan mungkin tidak mencerminkan kondisi trading yang sebenarnya karena faktor-faktor seperti slippage, spread, dan perubahan kondisi pasar. Arsa tidak terafiliasi dengan broker atau platform trading mana pun, serta merupakan penyedia konten edukatif independen. Pastikan aktivitas trading Anda mematuhi regulasi dan hukum yang berlaku di wilayah Anda.

Testimoni yang ditampilkan mungkin tidak mewakili pengalaman tipikal dan tidak menjadi jaminan hasil serupa. Setiap individu memiliki pengalaman yang berbeda, tergantung pada pengetahuan, disiplin, serta kondisi pasar. Selalu konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum membuat keputusan trading.

© 2025 Arsatrade.com – All Rights Reserved